Minggu, 21 Juni 2009

Ucapan adalah do'a

Bismillahirrahmaanirrahim..

Kejadian hari ini benar2 menambah keyakinan ana dengan suatu ungkapan (ana lupa hadist atw dr pkataan ulama) bahwa setiap perkataan adalah do'a.

Hal ini baru ana sadari ketika tadi mendapat sms dari teman sma ana. Dulu, teman ana ini merupakan teman sehalaqah ana (wallahu 'alam, apakah ia masih liqo' atw gk skrg...). Saat ana membaca sms tersebut kebetulan di dekat ana ada 2 orang teman yang juga sehalaqah (intinya di sma kami satu halaqah). Bukan karena kami masih satu halaqah tetapi td kami bertiga mengikuti acara tahsin Al-Quran yg sama. Jd, ketika mendengar kabar tersebut, kami saling tak sabar untuk membacanya, sampai2 kepala kami terhantuk satu dg yg lain..Inti sms tersebut adalah ia mengundang untuk hadir ke acara akad dan walimatul 'ursy-nya dan ia jg ingin agar ana menyampaikannya ke teman2 ana yg lain.

Setelah sms itu slesai kami baca, seperti biasa kami langsung membahasnya. Mulai dari bisa atau tidak kami hadir ke acaranya, bagaimana kami akan ketemuan, siapa calon suaminya dan sampai pada titik ana teringat satu topik pembicaraan yg entah mengapa sangat suka untuk dibahas oleh kami (teman-teman sehalaqah waktu sma, tmasuklah sang calon pengantin dan kami bertiga) pada saat itu...mungkin juga sampai sekarang..Dulu (kayak dh tua banget yach..^^), kalau kami sekelompok halaqah sedang kumpul untuk mengadakan kajian pekanan, sambil menunggu kedatangan MR, sering kami tebak-tebakan siapa di antara anggota halaqah kami yang akan menikah dulu.. Mulaiah kami saling tunjuk, ada yg menunjuk yg dia, dia, atau dia (maaf nama dirahasiakan). Tetapi seakan-akan sebelumnya sudah sepakat, kebanyakan dari kami banyak yg menunjuk sang calon pengantin ini.

Dan sekarang, hal itu terbukti...teman ana yg sering kami tunjuk itulah yg akan duluan menyempurnakan setengah diennya. Subhanallah,,,hal ini benar-benar menambah keyakinan ana kalau setiap perkataan yang kita ucapakan adalah do'a. Karena itulah Rasul mengajarkan kepada kita untuk menjaga lisan ini, agar yg keluar dari lisan ini adalah perkataan-perkataan yg baik, bukan perkataan yg buruk. Karena boleh jadi di saat kita berkata, malaikat ikut mendoakannya..

Selamat untuk saudariku yg akan melangkah ke fase yang baru.. Smg Allah mjadikan rumah tangga sakinah mawaddah warahmah bagi kehidupan anti dan keluarga dan mendapat keturunan-keturunan yg kelak akan menjadi pembela-pembela agama Allah..Barakallahu laka wa barakta alaih..^^

Wallahu 'alam bishowab

Kamis, 02 April 2009

Dh lama gk posting

Bismillahirrahmaanirrahim...

Setelah bbrp bulan tidak posting, hari ini ana mulai posting lg. Ana berniat untuk lebih serig posting hal-hal yang berguna saja...

Yup, semangat...!!!

Kamis, 31 Juli 2008

Dia tak Bersalah

Bismillahirrahmaanirrahiiim...

Beberapa hari yg lalu (ana lupa tepatnya kapan, atau jgn2 kmrin), ana menonton berita di salah satu stasiun TV swasta yang mngabarkan bahwa ada seorang anak kecil yg tewas tertembak tepat di bagian kepalanya. Siapakah anak kecil itu? Dia adalah salah seorang anak palestina yg tlh bjuang demi mpertahankan sejengkal tanah kelahiran mereka dari tangan Israel. Diberitakan bahwa anak tersebut tertembak di bagian kepala oleh salah seorang tentara Israel ketika anak itu melawan dengan batu-batu kerikil kecil.

Coba bayangkan, anak kecil yg mungkin tinggi badannya belum mcapai 150 cm dan berat badan yg mcapai 40 kg itu harus melawan tentara-tentara yg bbdan besar, mungkin 2x lipat dr tubuh mreka sendiri. Anak2 Palestina hanya melawan dengan batu2 kerikil yg kecil sedangkan yg harus dilawan adalah senjata yg berkaliber sekian. Sungguh ptarungan yg tidak seimbang.

Ketika ana mdengar berita itu, merinding seluruh tubuh ini. Ana gk yakin, jika ana berada di posisi mreka sekarang apakah ana sanggup mlakukan hal yg demikian. Atau mungkin ana hanya mampu bsembunyi di balik tubuh ibu atw ayah. Itulah kenapa Palestina disebut sbg tanahnya para nabi. Di situlah para Nabi yg rela bkorban sgalanya dilahirkan. Mungkin orang2 yg tlh ditakdirkan u/ lhr di sana pun mrupkan org2 pilihan Allah. Krn tak sembarang org yg dpt hidup dan btahan di sana.

Semoga Allah selalu mjaga dan mlindungi kalian saudaraku...
Semoga Allah selalu mngirimkan bantuan yg tak disangka2 tuk kemenangan Palestina
Aaammiiin...

Rintihan doa

Bismillahirrahmaanirrahim...

Ana pngen nulis (nge-post) tentang doa, cz ana br bc buku Asma Nadia, dkk yg bjudul 'Catatan Hati di Setiap Sujudku'... Cerita2 disitu sungguh luar biasa dan menggugah hati... Bagaimana diceritakannya keajaiban2 yg muncul dr doa.. Ketika seorang hamba merasa kan kedekatan dan kebutuhan dengan Sang Pemilik Nyawa, maka apapun permintaan yg diminta pasti akan dikabulkan.

Walaupun ada bbagai macam cara Allah dlm mengabulkan doa hambaNya. Ada doa yg dikabulkan secara langsung, tp ada juga doa yg ditunda pengabulannya atw ad jg doa yg dganti dg kebaikan lainnya.

Mungkin banyak sekali pengalaman2 dr saudara2 yg lain yg bkaitan dg doa. Ana pun selalu mpunyai keajaiban sendiri jika berdoa. Ana gk yakin bisa hidup tanpa doa, krn hanya dengan meminta dan bharap kpd yg Maha Pengabul doalah pjlnan hidup ana bs sampai ke titik ini.

Salah satu bagian dari hidup ana adalah dari sisi akademik ana...
Sampai saat ini, ana merasakan semua yg ana lakukan dan ana capai tak lepas dr doa2 yg slalu dpanjatkan, baik oleh ana sendiri maupun org2 disekeliling ana.

Dari sisi akademik, ana bukanlah seorang yg punya IQ jenius, mungkin sel2 otak ana pun bkembang tidak seaktif teman2 ana yang lain. Yg org bnyak bfikir kalo masuk FK, pasti anak2ny cerdas, punya otak yg briliant, dan masih bnyk lg tanggapan org ttg mahasiswa FK. Tp lain halnya dg ana, ana punya kemampuan akademik yg biasa saja.. tp ana gk tau knapa ana bs ada di sini, di sekeliling org2 yg berotak cerdas.

Dari sejak SD, SMP, n SMA alhamdulillah ana slalu dpt mbuat ortu ana utk tidak mrasa malu jika mengambil raport ana...dan ana yakin itupun krn doa. Ana gk yakin kalo tnpa doa ana bisa slalu sampai di titik ini.

Oleh karena itu, jalan ana masih panjang dan jalan yg ana lalui ini bukanlah jalan yg mudah dan tak ada hambatan. Untuk melalui ini dg baik, ana masih harus terus mengirinya dg doa. Karena kekuatan dari seorang muslim adalah DOA. Orang lain mungkin bs saja hidup dg mengandalkan kekayaannya, kecerdasannya atau bahkan gelar kebangsawanannya. Tp kalo ana?? Apa yg ana punya selain Allah. Ana tidak punya harta yg melimpah. Ana tidak punya otak yg jenius, ana pun bukan seseorang yg punya darah bangsawan. Ana hanya punya Allah, yg slalu senang jika mendengarkan rintihan doa dari setiap hambanya. Untuk itu, teruslah berdoa....berdoa...dan berdoa...Dg selalu mnyertakan Allah di setiap tarikan nafas dan hembusan nafas, ana yakin langkah kita akan ringan slalu.Aaaamiiin....

wallahu'alam

Kamis, 24 Juli 2008

Astaghfirullahal 'adzim....

bismillahirrahmaanirrahim

Memang sesuai dg ap yg dijanjikan Allah kdp umatnya kalo apa yg qt lakukan akan kembali kpd diri qt sendiri...

Hal inilah yg tjd pada diri ana sekarang...
Sharian n smaleman, ana dk bljar dg serius... Kalo dikalkulasikan waktu ana kmren itu, bnyak yg terbuang sia-sia...

Baru bljar setengah jam, nonton TV-nya 2 jam...nyantai2 1 jam...Jd bgmna tidak kalo ujian hr ini kacau....Entah mengapa, tuk blok kali ini, ana mls nian tuk blajar...Entah krn apa...

Akhir2 ini,ana mrasa agak sdikit kacau...Mgkn krn prasaan jenuh mulai muncul di diri ini. Ana dh tanya sseorg yg ana pcayai mngap rasa jenuh itu muncul dan cara menghadapinya... Beliau bilang kalo kita menganggap kalo aktivitas kita shari2 sbg rutinitas, maka akan muncullah rasa jenuh itu.. Dan beliau jg btanya kpd ana ttg amalan yaumi ana, apakah menurun atw gk... Yg ana bingung, amalan yaumi ana InsyaAllah gk mnurun, tp entah mngapa smangat tuk mlakukan ssuatu itu rasanya smkin mnurun, terutama belajar.. Sbenarnya ana cm butuh suatu kgiatan yg mbuat pikiran ini jernih kembali atau bhasa kerennya refreshing. Ana rasa tuk saat ini ana cm butuh itu, gk lebih... Ana cm butuh pergi ke suatu t4 yg bs mnimbulkan smangat baru shg ana dapat mlakukan ssuatu dg semangat...

Ana pikir stlah ujian blok ini selesai, ana bs pergi ksuatu t4 yg dpt mningkatkan smangat dlm blajr atw mlakukan hal2 lainnya..Tp knyataannya, ana hrs lbh giat blajar krn br dpt jarkom kalo nanti akan ada remedial.... Ya Allah, ana pusing...Mmg sgla ssuatu hrs dikembalikan pd-Nya... Hanya Dia lah satu2nya yg dpt mnolong hidup ini...

Mngapa ana begitu lemah...
Hanya dg kondisi spt ini ana sdh stress....
Tak spantasnya ana mrasakn spt ini...
Krn apa yg ana lakukan adalah hasil pbuatan ana sendiri...

Ana harus bangkit...
Kembali semangat dlm mlewati stiap tarikan nafas yg tlh dberikan....
Tak ada kata diam dlm diri ini...
Diam berarti mati..

Jd slama jantung msh bs mmompa darah...
Sel2 otak msh dpt bekerja...
Aliran nafas tak ad yg mhambat...
Dan mtabolisme tubuh msh dpt terjadi...

Ana harus semangat....
Ana harus bergerak....
Ana harus terus berfikir...
Jgn sia2kan apa yg tlah diberikan Allah..
Itu lah yg namanya bersyukur....


Astaghfirullahal'adzim....
Astaghfirullahal'adzim....
Astaghfirullahal'adzim....

Rabu, 16 Juli 2008

Pusing....

Bismillahirrahmaanirrahim..

Sebentar lagi...
Dlm bbrp hari lg...
Tak lama lg....
Dlm wkt yg singkat....

Ana harus menghadapinya...
Situasi yg sbenernya tk ingin kuhadapi...
Tp harus bgmana lagi..
Ana harus mlewatinya...

Ana paling tidak suka dg keadaan spt ini...
Keadaan yg harus dn mesti dilewati oleh setiap pengenyam pendidikan
Fase yang mau tak mau harus dijalani tuk bs melanjutkan ke fase selanjutnya...
Tahapan dimana t4 menilai hasil dari proses pbelajaran slama mnempuh mdapat pngetahuan...

Tahukah antum fase apa itu???

UJIAN BLOK.....

Ujian...Ujian...Ujian...

Rasanya, stiap kali mau ujian homeostatis tubuh terganggu...
Mulai dari suhu tubuh yang labil, heart rate yg mningkat, aliran darah tk lancar...

Pusing..Pusing...Pusing...


Tp, walau bagaimanapun jg harus ttp SEMANGAT...

HAMASAH...
HAMASAh...
HAMASAH....

Minggu, 13 Juli 2008

Berhasil...berhasil...berhasil...

Bismillahirrahmaanirrahim...

Alhamdulillah, ana tlh behasil m'anestesi s'org pasien khitan. For the first time, ana ikut khitanan massal RZI. Tuk sebagian teman2 ana mungkin ini hal yg biasa, but ana mrasa senang krn tlh bhasil m'anestesi adek itu.. Betapa bahagianya diri ini, ketika mampu mlakukan hal kecil yg baru di hidup ini. Mungkin ana kekanak2an, tp inilah ana....

Tuk pertama kalinya ana ragu tuk mlakukannya, ana gk yakin apakah ana bisa. Tp keraguanitu dikalahkan oleh rasa pnasaran tuk bs mlakukannya spt tmen2 ana yg lain... Akhirnya, dg mengucapkan lafadz basmallah, ana mulai menusukkan jarum spuit ke t4 yg harus disuntikkan (ana lupa namanya...tentunya dg arahan tman ana, Mastura, mokasih y mas...)... Stelah jarum itu ana aspirasi tuk meyakinkankan bahwa jarum yg ditusukkan itu tidak msk ke pbuluh darah, ana mulai mmasukkan cairan anestesinya....Alhamdulillah berhasil..

Berhasil...berhasil..berhasil....


Hehehehehehhehehe...