Minggu, 22 Juli 2012

Ramadhan Malam ke-4

Bismillahirrahmaanirrahiim

Malam ini bertepatan dengan 4 Ramadhan 1433 H untuk saya, mungkin bagi yang puasanya baru mulai tanggal 21 Juli kemarin, malam ini baru masuk 3 Ramadhan.. whatever tanggal berapa Ramadhan sekarang, setiap orang punya pandangan masing-masing dalam menetapkan awal Ramadhan, tetap bagi saya Ramadhan kali ini berbeda dari Ramadhan sebelumnya. Secara, ini adalah Ramadhan pertama bagi saya jauh dari orang tua dan keluarga. Di saat buka hari pertama, adik saya mengirimkan foto makanan buka puasa yang ada di rumah, terlihat ada jus apel+tomat, pempek, siomay, n makanan lainnya...huhu..jadi kangen rumah..:(

Ramadhan dalam perantauan kali ini memberikan pelajaran tersendiri untuk menjadi dewasa dan mandiri. Mulai dari harus bangun sahur sendiri, menyiapkan makanan sahur sendiri (walaupun cuma oatmeal..:p..kpn2 mau bahas ttg oatmeal, insyaAllah..), dan memikirkan buka puasa nanti mau makan apa. Tapi tenang, saya tak sendiri..hehe..saya tinggal bersama 8 orang teman lainnya yang juga merasakan hal yang sama, inilah nikmatnya kebersamaan.

Tarawih berjamaah di Masjid Raya hari kedua (tarawih hari pertama untuk masjid)pun sangat ramai..shaf sholat penuh sampai keluar masjid, seakan sholat ied saja. Biasanya kalo sholat maghrib berjamaah di masjid, sudah datang saat adzan pun masih bisa dapat shaf depan, tp sekarang jangan harap dapet shaf depan, krn sdh terisi penuh 4-5 shaf depan. Berkah Ramadhan..:) Semoga saja shaf sholat ini tidak mengalami kemajuan seperti yang sudah2..

Dimana pun Ramadhan dijalani, apapun kondisi saat menjalani Ramadhan, semoga tidak mengurangi pahala puasa yang dijalani dan berharap Ramadhan kali ini lebih baik dari Ramadhan sebelumnya...aaamiin..Semangat Ramadhan Semua..!!!^__^v

Kamis, 12 Juli 2012

Perkedel Bungo

Bismillahirrahmaanirrahiim

Berawal dari seorang dokter umum, yang bekerja di RS yang sama dg tempat tugas saya sekarang memberi kami banyak kentang. Dia baru pulang dari Kerinci, yang terkenal dengan hasil perkebunannya yang melimpah, secara daerah pegunungan..kalo disamakan mirip dg Puncak kalo di Bogor, atau Pagaralam kalo di Sumsel. Mulailah ide2 bermunculan mau diapakan Si Kentang2 ini..yang hanya mau dibuat kentang goreng, keripik kentang..namun dengan segala pertimbangan kalo kentang kerinci ini jenis kentang yang tidak cocok dibuat kentang goreng atau keripik kentang, jadilah kami (read:tia dkk) putuskan untuk buat perkedel dengan bahan seadanya.

Bahan2:
- Kentang, setelah dikupas,digoreng, lalu dihaluskan dengan bagian bawah gelas
- Daun sop
- Daun bawang diiris halus
- Bawang merah goreng diiris halus
- Royco (*tidak bermaksud iklan..blh koq kl mau pake merk laen)
- merica secukupnya
- sosis, dipotong kecil2.. (harusny pake daging cincang atau kornet, berhub. anak kost-an, jd pake aja bhn  yg ada..hehe..)
- telur dikocok lepas utk menggoreng

Cara membuat:
- Campur semua bahan2 tadi, kecuali telur, aduk rata..bentuk sesuai bentuk perkedel yg diinginkan..
- Lalu goreng setelah sebelumnya dilumuri dengan telur yang sudah dikocok lepas td..
- Hidangkan selagi hangat..
Perkedel bungo..:)

Kamis, 05 Juli 2012

Menjelang Ramadhan

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sudah sampai manakah persiapan kita menjelang Ramadhan?

Pertanyaan ini sering didengar mulai dari sekitar 2-3 bulan sebelum Ramadhan. Sekarang sudah H-15 menjelang Ramadhan, maka jawaban apa yg akan dilontarkan? Sudah siap 100% menyambut Ramadhan atau baru 50%, atau bahkan 1% pun belum, karena kita terlalu sibuk dengan urusan dunia yang tak habis2 ini. Mari tanyakan di salah satu sudut kecil di hati kita masing2...

Belum ada kata terlambat untuk melakukan persiapan dalam menyambut bulan agung tersebut. Ayo, tingkatkan disiplin sholat di awal waktu,perbanyak sholat sunnah, shaum sunnah, tambahkan tilawah n dzikir, sambung silaturahim yg sempat renggang, n perbanyak sedekah. Karena kita tidak tahu, Ramadhan kali ini akan menjadi Ramadhan ke berapa untuk kita.

“Allahumma baariklana fi rajaba wa sya’bana wa balighna romadhoona”
Ya, Allah.. berkahilah kami di bulan rajab, dan sya’ban, dan sampaikanlah kami di bulan ramadhan.

*sekadar pengingat diri untuk diri yg sering khilaf ini..btw, bulan sya'ban adalah bulan kelahiran saya, tepatnya 17 sya'ban..(penting y???hehe...^_^)

Kamis, 21 Juni 2012

Lagi2 tentang Merantau

Bismillahiramaanirrahiim..

Orang yang berilmu dan beradab, tidak akan diam di kampung halaman, tinggalkan negerimu, merantaulah ke negeri orang (Imam Syafii)

Quote ini pertama kali saya baca dari novel "Negeri 5 Menara" karya A.Fuadi. Awalnya, saya masih belum terlalu faham dg makna kalimat di atas. Memangnya kenapa kita harus merantau ke negeri orang? Apa yang bisa didapatkan dari merantau ke negeri orang? Mungkin itulah kira-kira seberkas pikiran yang sempat terlintas kala membaca kutipan tersebut.Terlebih lagi, saya tidak berpikir nantinya akan merantau seperti sekarang.

Namun sekarang saya mulai sedikit memahami kata-kata Imam Syafi'i tersebut. Hal ini mulai saya rasakan ketika saya mulai merantau jauh di negeri orang..*koq kyk lirik lagu y..Semua yang awalnya bergantung dengan orang lain harus bisa dikerjakan sendiri..mencuci pakaian, memikirkan mau makan apa untuk sarapan, makan siang, makan malam, mengetok paku, sampai memasang bola lampu harus bisa dikerjakan sendiri..

Melakukan perjalanan selama lbh krg 12 jam pun dilakukan sendirian dengan modal nekat demi menghadiri acara pernikahan abang satu2nya..*pastinya dengan persiapan yang oke..Bertemu dengan orang-orang baru di mobil travel, dengan latar belakang yang berbeda2..sungguh pengalaman yang berkesan untuk diri yang tak pernah pergi sebatang kara ini.

Selain itu, ketika sakit pun harus dirasakan sendiri...*beruntung tinggal bersama teman2 yg care..love u guys.., kalo di rumah ada ibu tempat mengadu jika dysmenorrhae, yang siap dengan balsem, teh hangat, dan pastinya "tangan ajaib" ibu, yang dengan sentuhannya saja rasa sakit hilang seketika..*bukan lebay, kenyataan lho...

Benarlah, jika kita tidak boleh hanya berada di comfort zone saja, sekali2 keluar dari area nyaman itu perlu..karena dengan begitu kita akan lebih mengetahui dan belajar tentang hidup..SEMANGAT untuk Anak2 Rantau Indonesia..!!!^____^

Jumat, 08 Juni 2012

Home Sick

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hari ini, hari jumat ketiga yg dilewati di kota orang.
Masih di fase adaptasi..masih sering kangen makan masakan rumah, esp kangen orang2 rumah..huhu...;(

Sudah mulai aktif berkegiatan sejak senin kemarin..sudah mulai sedikit merasakan dinamika kehidupan di rumah sakit.

Di pekan ini juga, sudah bertemu dengan tempat 'pindahan' yg baru, diundang dalam acara tasqif, yang ternyata sekaligus iftor jama'i shaum yaumul bidh..makan besar, hehe..kedatangan kami serasa benar2 disambut hangat..ge-er..:p

Kangen dengan saudari2 ku di palembang, walau tidak seayah seibu, tp ada ikatan hati yang sdh terjalin selama hampir 6 tahun bersama. Setiap pekan bertemu, saling bersapa, salam, canda, curhat, sampe air mata pun tercurah..hiks..hiks...

*benar2 homesick.......;(

Kamis, 31 Mei 2012

Berkah Pagi Hari

Bismillahirrahmaanirrahiim

Hujan pagi pertama di kota Bungo.

Sesungguhnya hujan adalah berkah dari Allah.

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا * لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًا * وَلَقَدْ صَرَّفْنَاهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوا فَأَبَى أَكْثَرُ النَّاسِ إِلا كُفُورًا
“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak. Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat)” [QS. Al-Furqaan : 48-50].
Saat hujan itu juga salah satu waktu yang doa2 dikabulkan.

“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami', 3078)

Terkadang, hujan pagi hari sering mendapat kutukan dari orang2 yang ingin berangkat kerja, sekolah ataupun aktivitas lainnya di luar rumah. Yah, apalagi bagi kami2 yang tidak punya kendaran yg beratap. Rasanya hujan pagi adalah hambatan yang luar biasa.

Hujan tetaplah hujan, yang selalu membawa keberkahan bagi setiap makhluk. Daripada menggerutu saat hujan, mending hujan diisi dengan doa2. ^_^

*ditulis saat sedang menunggu antrian mandi..:p

Selasa, 29 Mei 2012

Edisi Pindahan

Bismillahirrahmaanirrahiim

Masih bahasan tentang pindahan..
Bagi saya, pindahan bukan hanya pindah diri, rumah n barang2 saja, pindahan berarti jg pindah tempat men'charge' ruhiyah..Layaknya jasad yg punya kebutuhan dasar makanan untuk bertahan hidup, ruhiyah pun butuh makanan untuk tetap bisa berdiri dan berjalan sesuai fitrahnya.

Untuk pindahan kali ini, tidak semudah pindahan rumah yg di hari pertama sampai langsung dpt tempat tinggal. Mulai dari saat memasuki kota, mata ini sudah berkeliaran mencari dimana tempat yg bisa menerima kepindahan saya, sepanjang jalan yg dilewati tidak terlihat satu pun. Hanya terlihat spanduk besar dengan slogan 'merakyat'-nya, cukup memberi setitik cahaya, jika di kota ini pasti ada tempat yg akan menerima kepindahan saya. Saya masih cukup optimis jika akan mudah menemukan teman-teman yang mau menerima.

Lanjut hari kedua n ketiga pun, setiap berjalan keliling kota, mata selalu sibuk berlarian mencari tempat. Sampai usaha 'siapa tau tidak sengaja bertemu pun' saya dan teman saya jalani. Sholat jama'ah di masjid dkt rumah tinggal kami, selain niat utk sholat jama'ah dan bersosialisasi dengan sekitar, jg kami selipkan niat utk mencari informasi, sayangnya kami tidak bertemu dengan orang yg bisa kami tanya. Ada seseorang yg kami kira bisa kami tanya, ternyata agaknya ada sedikit keraguan di hati, kami pun urung bertanya.

Tapi yang namanya jodoh, kalau sudah waktunya pasti akan ketemu (hehe..curcol). Saat kami sedang perkenalan di RS, ternyata dokter pendamping kami mengenal kami sebagai orang 'pindahan'. Alhamdulillah, akhirnya surat cinta itu bisa segera diberikan dan semoga tidak perlu menunggu lama untuk diproses..^_^